Oleh: mantostrip | April 28, 2013

Lombok Island


Lombok 24-28 April 2013 #part1

Siapa sih orang indonesia yang gak kenal dengan pulau Lombok ?? , kalau pun gak kenal, mkn bukan pecinta jalan-jalan, mungkin pula sudah lupa pelajaran geografi SD tentang peta buta🙂 . Kalo gak kenal Lombok, mungkin kenal Bali yah?? (kebangetan kalo sampe gak kenal , secara Bali lbh terkenal daripada Indonesia sendiri di luar sana ), asal ngasi tau aj lah, Lombok itu tetangganya Bali, terpisah oleh selat kecil saja. Lombok bisa juga disebut dg “young sister of Bali” , yang gak kalah cantiknya dari kakaknya dunk pastinya hehe🙂

Bwt, ini adalah trip pertama kami (aku dan Emy) stlah nikah, kebetulan aj kami sama2 suka menapakkan kaki ke tempat2 yg jauh dari rumah (baca : jalan-jalan). Model jalan2 kami bukan bekpeker, bukan traveler koper, bukan pula flashpacker, ah entahlah . . . sebut aj “Simple Traveler” , krn gk punya pakem modelnya, tapi lbh mendekati ke – mode gembel – krn kesederhanaan dan kami😀.

To the point of story yuk, kami berdua brngkat dr Jogja transit Bali ganti pesawat ke Lombok, sampe di Bandara Internasional Lombok (BIL) kami naik bus Damri ke Senggigi, cuman 25rb rupiah per kepala, murah lah daripada taksi mkn sampe 150rb. Kami berdua jalan2 tanpa bikin rencana perjalanan (itinerary) sblmya, alhasil kami browsing dan tanya sana-sini, akhirnya nemu info dr blog tetangga ada penginapan murah namanya Hotel Elen, kami tanya ke pak supir tempatny dimana,  turnyata emang di pusat keramaian Senggigi, pas banget kan ?? harga cuman 150rb/kamar superior bed, ada pula yg 110rb/kmr , cuman beda di kamar mandinya aja. Di senggigi kami menginap 2 malam, malam pertama cuman bwt tidur recovery bdan yg kelelahan marathon di jalan sblmnya (gk usah dicritain, ntar tambh panjang😀 ), hari ke-2 nya kami full jalan2 dari pagi sampe malem. Kami sewa mtor 1, harga sewa 50rb/24 jam, katanya sih turis lokal agak sulit nyewa mtor krn bnyk kasus gak balik sblumnya, petugas hotel sendiri jg bilang bgitu, tapi alhamdulilah kami gak susah payah langsung dikasih pijem sama mas2nya yg di agen dket situ🙂 (bukan tampang maling mkn yah hehe . . )

Pake mtor kami bisa menyusuri sepanjang garis pantai Senggigi yang lumayan panjang, cari spot2 bagus disepanjang jalan untuk nongkrong dan menikmati pemandangan lanscape pantai cantik, sayangnya disepanjang bibir pantai sudah bnyak terbangun hotel2 mewah, jadi gak natural lagi, tapi overall Senggigi masih cantik dan recommended untuk di nikmati. Sore hari kami jalan ke kota Mataram, biasa . . . cari makanan khas setempat, yaitu Ayam Taliwang dan Plecing Kanggung -nya yah cihhuyy!!!. Menjelang matahari terbenam, bnyak skali warung2 tenta di sepanjang jalan Cakranegara yang menjajakan Taliwang, tinggal milih aja sesuai kehendak hati😀 . Kami memutuskan untuk pesan 1 Ayam Bakar Taliwang & 1 Plecing Kanggung untuk porsi sepasang, minum standar teh anget, habisnya skitar 60rb (agak lupa), rinciannya lupa, yg jelas nikmat dan jauh lbh murah dr restoran.

Malem kami blik ke Senggigi, nah kalo malah hari di beberapa spot pinggir jalan di Senggigi bnyak yang menjajakan minuman dan jagung bakar, yg pastinya viewnya ke lepas pantai. Kami pun gak mau ketinggalan, akhirnya kami memilih nongkrong di pengkolan tinggi setelah hotel Sheraton, krn disini view pantai dan lampu2 hotel mewah ada didepan mata, yahh . . . cukup pesan kopi susu 1 gelas & 1 jagung bakar untuk berdua (biar romantis, apa2 berdua hehe . . ) untuk menikmati malam yang damai.

Nih coba aku share foto2 hasil perburuan kami selama di Senggigi :
image

image

image

image


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: