Oleh: mantostrip | Februari 2, 2011

Nha Trang : Meriahnya Pesta Malam Tahun Baru “TET” di Pantai Nha Trang


Foto (Clock Wise) : Bendera Vietnam di pusat pantai Nha Trang, Pesta kembang api malam tahun baru, keramaian pantai nha trang menjelang pergantian tahun, anak-anak Vietnam

Nha Trang terkenal dengan pantainya, letaknya di daerah tropis, meliliki garis pantai yang panjang sejauh kurang lebih 5 km, sudah pantas menjadi tempat favorit bagi bule berkulit merah yang ingin berjemur untuk kesehatan kulitnya. Turun dari bus, saya segera mencari Nha Trang Backpacker House sesuai dengan print-out yang saya bawa. Lokasi yang ditunjukkan di maps hostel tersebut ternyata salah, tidak persis di titik yang di gambarkan di maps. Saya terpaksa bertanya dengan pemilik toko kelontong, sambil membeli sebotol twister (minuman orange juice) dan satu sachet shampo untuk keramas, menghilangkan debu di sepanjang perjalanan siang tadi. Akhirnya saya menemukan hostel yang saya cari, tak jauh dari toko kelontong tersebut. Saya minta satu buah tempat tidur dalam Dormitory, harganya tertera di print-out saya adalah 7 USD. Tapi keadaan berkata lain, karena ini adalah hari libur tahun baru, maka tarifnya naik sampai tanggal 22 Februari menjadi 9 USD/bed. OK, daripada saya harus bingung mencari hostel lain yang harganya belum tentu lebih murah. Inilah pertama kali saya tidur didalam Mix Dormitory, bersama banyak bule barat cowok maupun cewek. Satu kamar ada 6 buah bed, dengan sususan tempat tidur tingkat dua. Saya kebagian di bed atas, dibawah saya ditempati bule cowok. Waktu sudah malam, perut lapar, dan kamar mandi terpakai. Saya memutuskan untuk jalan-jalan malam ke pusat kota Nha Trang sambil mencari santapan makan malam di jalanan. Jarak dari hotel ke pantai hanya sekitar 1 km, cukup dekat bukan. Disepanjang pinggir jalan menuju pantai banyak sekali warung setara ”Warung Tegal” yang menjajakan menu sederhana. Makan malam tak harus yang mewah, yang penting bisa mengganjal perut yang lapar. Saya memilih nasi lauk telur dadar plus sayur yang sudah terjamin Halal. Makan di pinggir jalan jauh lebih nikmat daripada makan di restaurant, karena nuansa petualanganya lebih terasa. Cukup membayar dengan 20.000 VND, perut sudah kenyang dan siap begadang sampai malam utnuk menyambut meriahnya malam tahun baru. Saya berjalan menuju pantai, disana terdapat panggung gembira yang diisi oleh live music dan acara hiburan lainya. Suasana pinggir pantai nampak masih sepi, hanya ada satu gerombol orang datang dan memarkir sepeda motornya di depan panggung. Di jalan utama sepanjang pantai diwarnai lampu hias yang gemerlap, banyak sekali satu keluarga yang berhenti dan berfoto di antara gemerlapnya lampu hias tersebut. Semakin malam, pengunjung pantai semakin banyak pula. Yang tadinya cuman ada puluhan, sekarang sudah ada ratusan orang memadati panggung gembira tersebut. Diseberang jalan, terdapat sebuah night market dadakan. Disana ada penjual souvenir, bunga, dan juga makanan khas vietnam. Walaupun belum lapar, tapi penasaran dengan makanan yang menggoda. Mencicipi sebuah lemper yang berisi sayuran dan mie putih. Cara makanya dicocol ke dalam larutan yang rasanya asin pedas dan nyegrak di mulut. Saya lupa tanya namanya apa, yang jelas saya tidak menyukainya karena belum terbiasa. Harganya 10.000 VND. Waktu menuju pergantian tahun pun semakin dekat, 1 jam lagi pesta kembang api terbesar sepanjang tahun akan di gelar di pantai ini. Saya segera ambil posisi ditengah jutaan manusia yang telah memadati pantai utama ini. Semua orang berkumpul disini untuk menyambut pergantian tahun baru dengan penuh harap agar tahun depan lebih baik dari tahun sekarang. Saya duduk sendirian di tengah jutaan orang asing disekitarku, walaupun sebenarnya saya adalah orang asing bagi mereka. Tua, muda, anak-anak, laki-laki dan perempuan pun tumpah ruah dijalanan sepanjang pantai utama Nha Trang ini. Jam 12 malam tiba, semua orang berdiri, bangkit dari tempat duduknya dan menanti letusan pertama kembang api di depan sana. Dan ”Triiiiiuuung…………………….Dooorr..tret tetetet……byuurrr…”, kembang api pertama meluncur ke udara disambut sorakan dan tepuk tangan jutaan manusia disini. Dan kembang api selanjutnya terus meluncur di udara tanpa henti-hentinya. Setiap kali kembang api raksasa meletus, kembali suara sorakan dan tepuk tangan yang meriah membahana di antara rentetan letusan kembang api tersebut. Sungguh pesta tahun baru yang sangat meriah, dan disambut dengan rasa antusias yang tinggi oleh rakyat Vietnam. Mungkin ada 1 ton kembang api yang diluncurkan ke udara, lebih dari 15 menit tanpa henti-hentinya menghiasi langit diatas pantai yang gelap. Setelah kembang api terakhir berhenti, semua orang berteriak ” Huuuuuuuuuuu…….”, dan semuanya membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing, termasuk saya.


Responses

  1. mas, salam kenal…aku nunu dari tasikmalaya. jujur, bukumu berjudul 2 jutaan keliling vietnam sangat memotivasiku untuk jadi solo backpacker. btw, vietnam itu menurut penilaianmu apakah cukup aman bagi perempuan untuk backapceran sendirian?

    terimakasih yah…ditunggu kisah perjalanan berikutnya

    sincerely,
    Nunu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: