Ben Thanh Market : The Bigest Market @ Ho Chi Minh City, tendangan maut mendarat di bokongku


Ben Thanh Market (19 Desember 2009)

Ben Thanh Market

Kejadian kekerasan pada pembeli terjadi pada saya waktu mengunjungi pasar tradisional terbesar di Ho Chi Minh City – Vietnam. Setelah sarapan pagi di guest house, kami ber-5 memutuskan jalan kaki menikmati kota Ho Chi Minh City yang sedang sibuk di pagi hari. Tujuan pertama saya dan teman2 adalah Ben Thanh Market yang letaknya paling dekat dengan guest house kami. Ben Thanh Market merupakan pasar tradisional yang tersbesar di kota ini. Bentuk bangunan kuno yang khas menjadi daya tarik sendiri bagi para fotografer untuk membidik dengan kameranya. Ben Thanh market berbentuk persegi yang panjang sisinya sekitar 200 meter. Didalam pasar terdapat banyak barang dagangan mulai dari perabot rumah tangga, kaos, kain, bahan makanan pokok, sampai, souvenir menarik. Tak salah jika anda berkunjung ke Ho Chi Minh City, wajib hukumnya mengunjungi pasar ini. Pasar buka mulai jam 10 pagi sampai jam 6 sore. Sedangkan dimalam hari, pasar malam dilanjutkan jalanan samping pasar ini. Barang dagangan yang digelar dimalam hari berupa kaos, kain dan juga souvenir bagi para pengunjung.

Kisah tragis saya terjadi di siang hari, ketika saya sedang membantu mencari kaos khas vietnam buat teman saya. Waktu sedang berjalan, saya melihat di salah satu stand ada kaos yang menarik motifnya. Begitu saya kelihatan tertarik, mbak2 si penjual langsung nyamperin saya. Iseng2 saya menanyakan harganya berapa. Dia menjawab 90ribu VND (mata uang setempat). Saya coba pegang kainnya, ternyata tipis sekali dan membuat saya ilfil dengan kaos tersebut. Selanjutnya si penjual menyodorkan kalkulator kepada saya, pertanda dia ingin saya mengajukan penawaran. Di pasar ini penawaran bisa dilakukan dengan mata uang USD atau VND. Kita tinggal memilih mata uang mana yg akan anda pakai untuk transaksi, selanjutnya kita tinggal mengetikkan penawaran kita di kalkulator yang dia sediakan. Maklum ribet kalau tawar menawar dengan bahasa inggris.

Karena saya sudah tidak minat dengan kaos tersebut, saya menolak waktu di beri kalkulator untuk mengajukan penawaran. Saya bilang maaf sambil berlalu meninggalkan si penjual. Begitu saya memalingkan badan, tiba2 pundakku ditarik dan badanku diputar membelakangi si penjual kaos tersebut. Dan….Jluuukk Gubraakk……bokongku ditendang oleh mbak2 pedagang kaos tersebut. Sambil membalikan badan dan minta maaf, saya mempercepat langkah untuk berlalu dari tempat itu sebelum dikeroyok wanita2 sepasar.

Bagi anda yang hendak berkunjung ke Pasar Ben Thanh, siapkan mental dan senyuman semanis mungkin untuk para penjualnya. memang penjual dipasar tersebut kurang ramah, terbukti tidak di satu tempat tersebut. Ditoko souvenir pelayannya juga kurang ramah, cenderung cemberut jika kita hanya sekedar melihat2 tanpa melakukan pembelian. Harap maklum, cari uang di vietnam tidak mudah. Negaranya mkn lebih miskin daripada negara kita, jadi harap bersabar dengan perlakuan2 yang kurang menyenangkan terhadap turis asing.

10 comments on “Ben Thanh Market : The Bigest Market @ Ho Chi Minh City, tendangan maut mendarat di bokongku

  1. Ping-balik: Funny stories « Engine EAR

  2. Kak.. boleh tau nginap dimana?
    rencana saya bawa ortu saya ke vietnam dan mau menginap di dkt ben thanh market biar gampang shopping and cari makan..

    tolong info yah.

    thanks

  3. o Ngoc Thao Guesthouse : Akses dari Airport menggunakan Bus No.152 turun di Gang nomer 241 Pham Ngu Lao St, antara Liberty 4 Hotel dan Elios Hotel, 30 meter masuk gang, hostel berada di sebelah kanan jalan. Menyediakan tipe ruangan Single Private Ensuite 17 USD, Twin Private Ensuite 9.5 USD/orang, 3 bed Familly Room 9.5 USD/orang, 4 Bed Ensuite 8.5 USD/orang. Fasilitas, breakfast free, internet free, tiket bus. Online Booking & Maps Hotel @ http://www.hostel.com atau http://www.hostelworld.com

  4. mas sorry mau nanya…
    kalo di ben thanh market itu banyak yang jual pakaian yg unik ga ya? trus utk menawar kayanya aga serem ya..

  5. Bandara ke Ben Than Market naik Bus Kota bayar 3ribu Dong perjalanan sekitar 30 menit karena berhenti2 di setiap halte.

    Kalau pakai Taksi, sekitar 100 ribu Dong, lama perjalanan separuhnya kalau tidak macet . .

    -Mantos-

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s